Kami merintis jual busana muslim dan buku sejak tahun 1996, Dulu pada kurun waktu tersebut masih jarang toko yang menjual sekaligus tempat kullakan,Diantaranya dipengarui masih sedikitnya orang yang membuat.Maka saat itu kalau ingin beli gamis ,buku bermanhaj salaf melalui waktu lama.Dulu belum ada alat-alat secanggih zaman sekarang,yang menjadi alat pesanan saat itu adalah surat pos dan telegram.
Sabtu, 14 Juli 2012
Baktiku Untukmu … Duhai Ibu Bapakku
Judul: Baktiku Untukmu … Duhai Ibu Bapakku
Judul Asli: Ma'alim fi Birr Al-Walidain
Penulis: Dr. Abdul Aziz bin Muhammad As-Sadhan
Pengantar: Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah Alusy Syaikh
Penerbit: Pustaka Al-Haura
Tebal: 110 halaman
Fisik : 12 cm x 18 cm, shrink, soft cover
Harga: Rp. 17.000,-
Betapa banyak rumah yang menjadi baik dan diberkahi karena penghuninya berbakti kepada bapak ibu mereka. Sebaliknya, alangkah banyak persatuan yang berantakan dan tercerai berai desebabkan kedurhakaan kepada keduanya.
Duhai ananda …
Bersegeralah menuju kedua orang tuamu. Dengarkan baik-baik ucapan mereka, rendahkan dirimu terhadap mereka, dan katakanlah: "Ya Rabbku, kasihilah mereka sebagaimana mereka telah mendidikku semasa aku kecil."
Sungguh menakjubkan jasa orang tua, tetapi alangkah mengherankan balasan anak mereka! Maha suci Allah! Betapa menakjubkan kasih saying kedua orang tua! Mereka ibarat bayangan bagi anak: bergerak ketika anak bergerak dan dia ketika anak diam!
Yang lebih mengherankan dengan keheranan yang tiada habis-habisnya, adalah pengingkaran terhadap jasa dan kebaikan mereka serta perlakuan keras dan jelek kepada mereka. Ibu dihina, bapak dipukl. Orang tua yang lain dibuang ke panti jompo.
Wahai anak yang durhaka … Kamu telah tertipu! Kamu tidur mendengkur, sementara itu kau biarkan kedua orang tuamu yang lemah itu meneguk kesedihan karena kedurhakaanmu.
Kamu telah diberi tangguh, namun tidak dibiarkan. Jika engkau tidak bertobat, penyesalan akan selalu menyertaimu.
Ya Allah, berilah kami petunjuk untuk mensyukuri nikmat-Mu dan untuk berbuat amal shalih yang Kau ridhai dan berilah kami kebaikan dengan memberikan kebaikan kepada anak cucu kami.
Ya Allah, anugerahkanlah kepada kami bakti kepada kedua orang tua kami, dan karuniakanlah kepada kami bakti anak-anak
Judul: Bagaimana Kita Memahami Al-Qur'an Judul asli: Ushulun Fii at-Tafsir & Kaifa Nafhamu Al-Qur'an Anwa'u at-Tafsir Penulis: Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin & Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu Penerbit: Cahaya Tauhid Press (CTP) Tebal: 344 halaman Fisik : 15,5 cm x 24 cm, doff, soft cover, shrink Harga: Rp 55.000 Harga di sini: Rp. 44.000 Disc: 20 % Tafsir Al-Qur'an merupakan ilmu yang paling mulia karena di dalamnya menjelaskan makna-makna firman Allah ta'ala. Menyelami lautan ilmu Al-Qur'an membuka mata dan dada manusia betapa ia berasal dari Yang Maha Perkasa lagi tiada tandingan bagi-Nya. Nyatalah ia benar-benar mukjizat sepanjang masa bagi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, penutup para nabi, bukan dari hawa nafsu melainkan dari wahyu Allah. Memahami Al-Qur'an dengan benar tidak akan lepas dari telaah kaidah-kaidah yang ada di dalamnya, sehingga diketahui bagaimana cara menafsirkan Al-Qur'an, sebab-sebab turunnya ayat (asbabun nuzul), nasikh dan mansukh, perbedaan tempat turunnya ayat (makiyah atau madaniyah), keistimewaan-keistimewaan Al-Qur'an, tefsir beberapa ayat di dalamnya serta pengetahuan tentang ayat-ayat mhkam dan mutasyabih guna menepis anggapan adanya kontradiksi di dalam Al-Qur'an. Jika demikian, pemahaman dan amalan akan berada di bawah bimbingan ilmu dan terselamatkan dari penyimpangan. Maka tidak sepatutnya seorang muslim tidak mengetahui tentang hal ini padahal Al-Qur'an adalah kitab suci yang menjadi kemuliaan bagi agamanya. Juga kami hadiahkan buku ini untuk setiap pencari kebenaran hakiki yang masih berkelana mencari tambatan keimanannya. Dengan hidayah Allah, niscaya dia dapati akhir perjalanannya adalah Al-Qur'an, kalamullah, satu-satunya kitab suci yang paling benar, universal, sesuai di segala tempat dan zaman, tanpa kontradiksi di dalamnya. Adakah yang semisalnya? Baca selanjutnya di: http://gemailmu.blogspot.com/2012/07/bagaimana-kita-memahami-al-quran-cahaya.html#ixzz20brvchlt Under Creative Commons License: Attribution
Judul: Bagaimana Kita Memahami Al-Qur'an
Judul asli: Ushulun Fii at-Tafsir & Kaifa Nafhamu Al-Qur'an Anwa'u at-Tafsir
Penulis: Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin & Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu
Penerbit: Cahaya Tauhid Press (CTP)
Tebal: 344 halaman
Fisik : 15,5 cm x 24 cm, doff, soft cover, shrink
Harga: Rp 55.000
Tafsir Al-Qur'an merupakan ilmu yang paling mulia karena di dalamnya menjelaskan makna-makna firman Allah ta'ala. Menyelami lautan ilmu Al-Qur'an membuka mata dan dada manusia betapa ia berasal dari Yang Maha Perkasa lagi tiada tandingan bagi-Nya.
Nyatalah ia benar-benar mukjizat sepanjang masa bagi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, penutup para nabi, bukan dari hawa nafsu melainkan dari wahyu Allah.
Memahami Al-Qur'an dengan benar tidak akan lepas dari telaah kaidah-kaidah yang ada di dalamnya, sehingga diketahui bagaimana cara menafsirkan Al-Qur'an, sebab-sebab turunnya ayat (asbabun nuzul), nasikh dan mansukh, perbedaan tempat turunnya ayat (makiyah atau madaniyah), keistimewaan-keistimewaan Al-Qur'an, tefsir beberapa ayat di dalamnya serta pengetahuan tentang ayat-ayat mhkam dan mutasyabih guna menepis anggapan adanya kontradiksi di dalam Al-Qur'an. Jika demikian, pemahaman dan amalan akan berada di bawah bimbingan ilmu dan terselamatkan dari penyimpangan.
Maka tidak sepatutnya seorang muslim tidak mengetahui tentang hal ini padahal Al-Qur'an adalah kitab suci yang menjadi kemuliaan bagi agamanya.
Juga kami hadiahkan buku ini untuk setiap pencari kebenaran hakiki yang masih berkelana mencari tambatan keimanannya. Dengan hidayah Allah, niscaya dia dapati akhir perjalanannya adalah Al-Qur'an, kalamullah, satu-satunya kitab suci yang paling benar, universal, sesuai di segala tempat dan zaman, tanpa kontradiksi di dalamnya. Adakah yang semisalnya?
Syarah Arbain An-Nawawiyah, Mendulang Faedah Ilmiyah dari Lautan Sunnah Nabawiyah
Judul: Syarah Arbain An-Nawawiyah, Mendulang Faedah Ilmiyah dari Lautan Sunnah Nabawiyah
Judul asli: Al-Minhah Ar-Rabaniyyah Fii Syarhi Al-Arbain An-Nawawiyah
Penulis: Syaikh Dr. Shalih bin Fauzan bin Abdillah Al-Fauzan hafizhahullah
Penerbit: Pustaka Al-Haura
Tebal: 596 halaman
Fisik : 17 cm x 25 cm, doff, hard cover, shrink
Harga: Rp 125.000
Banyak beredar di kalangan muslimin matan dan syarah-syarah dari hadits Al-Arbain An-Nawawiyah, seperti Syarah Arbain karya Imam An-Nawawi sendiri rahimahullah, kemudian Syarah Arbain karya Ibnu Daqiq Al-Ied rahimahullah, Syarah Arbain karya Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin. Dalam rangka menyebarkan ilmu dan karya ulama, kami hadirkan di hadapan anda karya ulama masa kini, Syaikh Dr. Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan hafizhahullah, salah seorang anggota Haiah Kibatul ulama dan anggota Lajnah Ad-Daimah Wal Ifta' Saudi Arabia, dengan harapan bisa membantu kaum muslimin umumnya dan generasi muda Islam khususnya dalam menambah ilmu dan memperbaiki pemahaman terhadap agamanya. Menuju pemahaman yang benar berdasarkan Al-Qur'an dan As-SUnnah sesuai dengan bimbingan Salaful Ummah.
Diktat Syamil Ilmu Tajwid ZADUL QORI Bekal Membaca Kalam Ilahi Zadul Qari Fii Tajwid Kalam Al-Bari
judul: Diktat Syamil Ilmu Tajwid ZADUL QORI Bekal Membaca Kalam Ilahi
Zadul Qari Fii Tajwid Kalam Al-Bari
Penulis: Abur Rabi' Fauzi bin Itsnain
Penerbit: Pustaka Ibnul Jazari
Tebal: vi + 164 halaman
Fisik : 16 cm x 20,5 cm, uv, soft cover, shrink
Harga: Rp 25.000
Ada bekal yang perlu anda tambahkan dalam membaca kalamullah. Bekal nazhari di samping amali. Keduanya jika berpadu akan memperkuat kemahiran dalam melantunkan ayat demi ayat.
Zadul Qori mengumpulkan berbagai rincian ilmu tajwid, mengupas tentang fadhilah membaca dan menghafal Al-Qur'an tentang 7 huruf yang Al-Qur'an diturunkan dengannya berbagai jenis kesalahan berbagai hukum beragam idghom beserta sebabnya. Waqof dan ibtida, mad dan qoshr, juga bagaimana beradab dengan Al-Qur'an, dikemas dengan bahasa sederhana namun sarat faidah dilengkapi pula dengan soal-soal induktif di akhir tiap bab.
Tanamkan Aqidah dan Akhlaq Ahlussunnah Wal Jamaah dalam Diri Anda
Judul: Tanamkan Aqidah dan Akhlaq Ahlussunnah Wal Jamaah dalam Diri Anda
Buku Inspirasi untuk Kesuksesan Dunia Akhirat
Judul Asli: Min Akhlaqis Salafish Shalih, Ahlussnnah wa I'tiqadud Din
Penulis: Abdullah bin Abdul Hamid Al-Atsary, Imam Ibnu Abi Hatim Ar-Raziy
Penerbit: Cahaya Tauhid Press
Tebal: 80 halaman
Fisik : 12,5 cm x 18,5 cm, shrink,doff, soft cover
Harga: Rp. 16.000,-
"Orang yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaqnya." (Shahih Sunan At-Tirmidzi)
"Kalian adalah sebaik-baik umat yang dikeluarkan untuk manusia." (QS. Ali Imran: 110)
Kesucian akidah merupakan landasan diterimanya amalan dan baiknya akhlaq merupakan salah satu syi'ar Islam yang terbesar.
Benarnya niat, keyakinan serta amalan dari keduanya merupakan bukti selamatnya fitrah seorang muslim.
Maka klaim kelompok ataupun pribadi bahwa dirinya adalah ahlussunnah wal jamaah tak cukup pengakuan semata, dia butuh bukti dan realisasi.
Sudahkan akidah dan akhlaq kita mencocokinya?
Manisnya Iman
Judul: Manisnya Iman
Judul Asli: At-Taudhih Wal Bayan Li Syajarati Al-Iman, Tafsiruhu, Wa Ushuluhu
Penulis: Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di
Penerbit: Cahaya Tauhid Press
Tebal: 132 halaman
Fisik : 14,5 cm x 20,5 cm, shrink,doff, soft cover
Harga: Rp. 25.000,-
Manisnya Iman
Bila benih keimanan mulai bersemi dalam hati
Lembut kalbu sambut panggilan ilahi
Kala iman tumbuh berkembang
Langkah sering seiring tiada terhalang, meniti hidayah memohon rahmah
Ketika iman mulai mengakar
Semangat membakar, membela sunnah tegakkan hujjah
Kini … tiba saatnya Allah menguji
Siapa yang tegar bersama iman dengan sunnah tergenggam, atau
Terperosok jurang kebinasaan bersama musuh yang merugi
Panas api fitnah dan dera musibah, luka yang meradang
Atau kerasnya badai ujian, sakitnya teraniaya serta ancaman
Marabahaya dan … sepi karena keterasingan diri
Silih berganti menghampiri coba taklukkan hati nurani
Awas, ikat kesabaran dan … yang tak ingin kalah
Jangan berkata, "lelah berarti sudah!"
Mereka yang malang,
Jiwa melayang sedang balasan telah menghadang
Yang beruntung bolehlah tersenyum
Walau hati berurai air mata,
Teriring doa … isak terbata mengharap, segera berlalulah duka ..
Saat kering kerongkongan karena dahaga
Dan sesak dada menahan segala
Buah yang ranum menghampiri, "Coba kau nikmati dan rasakan sepenuh hati"
Subhanallah … manisnya Buah Keimanan
Ternyata sanggup menyembuhkan luka … melegakan dahaga …
Menghapus air mata, bahkan … menjanjikan pahala
Tidakkah anda-pun ingin mencicipi dan menikmatinya???
Siapakah Yang lebih berilmu
Judul: Siapakah Yang lebih berilmu
Buku Inspirasi untuk kesuksesan dunia akhirat
Judul Asli: Fadhlu Ilmis Salaf 'ala Ilmi Khalaf
Penulis: Imam Ibnu Rajab Al-Baghdady Al-Hambaly
Penerbit: Cahaya Tauhid Press
Tebal: 100 halaman
Fisik : 12,5 cm x 18,5 cm, shrink,doff, soft cover
Harga: Rp. 16.000,-
Akhir-akhir ini muncul banyak figure menggunakan identitas Islam. Sebut saja sederet nama mereka, pembaharu, sosiolog, pengamat, toko, reformis. Semuanya ikut berbicara tentang Islam dan kaum muslimin. Bermodal gelar dan kemampuan orasi-argumentasi dan debat, mereka tawarkan dan dakwahkan pemikiran-pemikiran yang acap kali aneh, nyleneh, menyimpang bahkan tak jarang dibumbui dengan pelecehan dan penghinaan terhadap islam dan ulama salaf.
Mereka tuduh para ulama salaf biasanya hanya membahas masalah fiqih, buta masalah waqi' atau kenyataan, bisu dan buta akan politik.
Seperti merekalah islam modern, sedang siapa yang memegang dan menjalankan syariat islam sebagaimana datangnya mereka digelari "jumud, tradisional, dan ekstrim."
Kiranya perlu sebuah penengah yang adil, penentu dan penilai siapakah di antara mereka yang benar-benar lebih berilmu ('alim), lebih bijaksana (ahkam) serta lebih selamat (aslam)…
Para sahabat dan ulama yang mengikutinya dengan baik ataukah mereka?? Tentulah penengah yang adil itu Allah dan Rasul-Nya shallallahu 'alaihi wasallam
Langganan:
Postingan (Atom)






